Sabtu, Januari 31, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Kota
  • Provinsi
  • Kabupaten
  • Hukum & Korupsi
  • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Kota
  • Provinsi
  • Kabupaten
  • Hukum & Korupsi
  • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kabupaten

Masyarakat Dawuan Barat Tolak Wacana Panitia 7 PAW Pemilihan Cara Aklamasi

media korupsi news by media korupsi news
Juli 22, 2022
in Kabupaten
0
Masyarakat Dawuan Barat Tolak Wacana Panitia 7 PAW  Pemilihan Cara Aklamasi
39
SHARES
39
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Karawang | mediakorupsinews.com – Merebaknya wacana panitia 7 dalam Pemilihan Antar Waktu (PAW) kepala Desa Dawuan Barat Cikampek,Kabupaten Karawang,Jawa Barat,akan melakukan pemilihan secara aklamasi mendapat reaksi keras dari sejumlah tokoh masyarakat.

Diketahui,4 Agustus 2022 adalah hari H pemilihan PAW Kades Dawuan Barat namun dalam pesta demokrasi tersebut berhembus angin kurang sedap,pasalnya panitia seakan tidak mau capek,sementara biaya PAW cukup besar.

RELATED POSTS

Ketua Panitia 11 Pilkades Tanjungmekar Sebut LSM “Anjoran”, Bahasa Klarifikasi Dinilai Merendahkan dan Tidak Profesional

Diduga Kontraktor Nakal, Papan Proyek Dipasang Setelah Viral Disosial Media

Adapun aroma tidak sedap tersebut adalah, panitia 7 berupaya melakukan pemilihan secara aklamasi.tanpa memikirkan dampak dari sistem aklamasi tersebut.

Supendi tokoh masyarakat mengatakan,aroma pemilihan secara aklamasi tersebut dinilai merupakan keputusan yang sangat dicurigai,dan sangat berbahaya pada  pemilih,apalagi PAW tersebut tidak sebanding dengan biaya yang di keluarkan oleh para calon kades. Ujarnya pada sejumlah media 22/7.

Panitia 7 PAW DABAR diharapkan menjalankan pemilu atau pemilihan Umum yang kedaulatan rakyat,jangan memaksakan kehendak atau berusaha agar PAW secara aklamasi,bila panitia berusaha untuk mencari cara agar aklamasi, itu artinya ada yang tidak beres yang terselubung di panitia 7.

Dalam PAW ini kan ada 3 calon, kenapa panitia 7 nekat mengusulkan aklamasi, jadi panitia jangan hanya coba-coba usulkan aklamasi,masyarakat atau pemilih juga harus menolak usulan aklamasi tersebut,karena cara itu tidak mendidik dan ini bukan non lembaga tapi lembaga negara,tegas sumber tersebut.

Hal yang sama juga di tegaskan oleh H.Asep tokoh Agama menegaskan,bila para calon PAW sudah menolak secara aklamasi,maka lakukan secara luber atau pemilihan langsung, agar pemilihan tersebut berjalan sesuai dengan UUD 1945 Pasal 22E, pemilu dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Atau yang kita kenal sebagai “Luber dan Jurdil”. Jangan memaksakan diri dan mencari cara dengan bahasa-bahasa yang dibuat-buat pada masyarakat atau pemilih untuk mengarahkan pemilihan secara aklamasi,siasat tersebut adalah kurang baik,dan tidak mendidik, tegas sumber tersebut.

Karena biaya yang diminta dari ketiga calon cukup besar dan mencapai 60 juta dari 3 calon ditambah lagi katanya Rp.25 juta dari Pemda, sementara panitia 7 selalu berusaha dengan berbagai cara agar pemilihan kepala desa secara aklamasi, ini artinya memaksakan ke hendak dan tidak memberikan contoh politik yang baik.

Biarkan  rakyat melakukan dan memilih sesuai haknya, dan memberikan suara secara langsung berdasarkan hati nurani di ruang bilik suara dan tanpa adanya perantara didalam bilik suara,pesan tokoh masyarakat tersebut.

Indonesia sebagai negara demokrasi menjadikan pemilu sebagai salah satu pilar utama dari sebuah proses akumulasi kehendak masyarakat. Dan  tujuan pemilu sekaligus merupakan prosedur demokrasi untuk memilih pemimpin.(Esan Efarana)

Share16Tweet10SendShare
media korupsi news

media korupsi news

Related Posts

Ketua Panitia 11 Pilkades Tanjungmekar Sebut LSM “Anjoran”, Bahasa Klarifikasi Dinilai Merendahkan dan Tidak Profesional

Ketua Panitia 11 Pilkades Tanjungmekar Sebut LSM “Anjoran”, Bahasa Klarifikasi Dinilai Merendahkan dan Tidak Profesional

by media korupsi news
Desember 26, 2025
0
39

Karawang | mediakorupsinews.com - Pernyataan Ketua Panitia 11 Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tanjungmekar, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, kembali menuai kecaman...

Diduga Kontraktor Nakal, Papan Proyek Dipasang Setelah Viral Disosial Media

Diduga Kontraktor Nakal, Papan Proyek Dipasang Setelah Viral Disosial Media

by media korupsi news
Desember 25, 2025
0
39

Karawang | mediakorupsinews.com - Pembangunan Proyek Rehabilitasi MTs, Anwarul Hidayah,kini menjadi sorotan publik,proyek yang bernilai anggaran cukup pantastis,menjadi celah oknum...

Kepala SMP Negeri 2 Cisoka Kabupaten Tangerang, Diduga Korupsi Dana BOS Thn 2024-2023 Rp.1,7 M lebih

Rp.1,5 M lebih Dana BOS Thn 2024-2025 Diterima SD Negeri Sukatani 4, Kecamatan Tapos Kota Depok, Orangtua Mudrid Duga Dikorupsi Kepsek

by media korupsi news
Desember 25, 2025
0
39

Depok | mediakorupsinews.com - SD Negeri Sukatani 4, Kecamatan Tapos Kota Depok  Thn 2025, memiliki jumlah Siswa/I sekitar 713, lalu...

SMP Negeri 3 Cikupa Kabupaten Tangerang Thn 2024-2023 Menerima Dana BOS Rp.2,1 M lebih, Diduga Dikorupsi Kepsek

Kepala SD Negeri Cilangkap 6, Kecamatan Tapos Kota Depok, Diduga Korupsi Dana BOS Rp.734 Tahun 2024-2025

by media korupsi news
Desember 25, 2025
0
39

Depok | mediakorupsinews.com - SD Negeri Cilangkap 6, Kecamatan Tapos Kota Depok  Thn 2025,Kepala Sekolah nya yaitu Mami Suryati, S.Pd,...

Proyek Rehab 3 Ruang Kelas MTS Anwarul Hidayah Diduga Langgar UU KIP, Tanpa Papan Informasi Dipertanyakan

Proyek Rehab 3 Ruang Kelas MTS Anwarul Hidayah Diduga Langgar UU KIP, Tanpa Papan Informasi Dipertanyakan

by media korupsi news
Desember 24, 2025
0
39

Karawang | mediakorupsinews.com - Diduga proyek siluman tanpa memasang papan nama semakin marak kegiatan semacam ini tidak menutup kemungkinan akan...

Recent Posts

  • Samsat Ciputat Tingkatkan Pelayanan Prima Demi Kemudahan Pembayaran Pajak
  • Ketua Panitia 11 Pilkades Tanjungmekar Sebut LSM “Anjoran”, Bahasa Klarifikasi Dinilai Merendahkan dan Tidak Profesional
  • Diduga Kontraktor Nakal, Papan Proyek Dipasang Setelah Viral Disosial Media
  • Rp.1,5 M lebih Dana BOS Thn 2024-2025 Diterima SD Negeri Sukatani 4, Kecamatan Tapos Kota Depok, Orangtua Mudrid Duga Dikorupsi Kepsek
  • Kepala SD Negeri Cilangkap 6, Kecamatan Tapos Kota Depok, Diduga Korupsi Dana BOS Rp.734 Tahun 2024-2025

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
mediakorupsinews.com

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

mediakorupsinews.com © 2022

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Kota
  • Provinsi
  • Kabupaten
  • Hukum & Korupsi
  • Investigasi
  • Opini

mediakorupsinews.com © 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In