Minggu, November 30, 2025
  • Login
  • Nasional
  • Kota
  • Provinsi
  • Kabupaten
  • Hukum & Korupsi
  • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Kota
  • Provinsi
  • Kabupaten
  • Hukum & Korupsi
  • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kabupaten

Rp.2,8 M lebih Dana BOS Thn 2023-2024 Diterima SMP Negeri 1 Jatisari, Kabupaten Karawang, Diduga Dikorupsi Kepsek

media korupsi news by media korupsi news
Desember 20, 2024
in Kabupaten
0
Rp.2,8 M lebih Dana BOS Thn 2023-2024 Diterima SMP Negeri 1 Jatisari, Kabupaten Karawang, Diduga Dikorupsi Kepsek
39
SHARES
39
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Karawang | mediakorupsinews.com – SMP Negeri 1 Jatisari, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat tahun 2023 Kepala Sekolah nya yaitu Tatang Rukmana, memiliki jumlah Siswa/I sekitar 1327, lalu sekolah tersebut menerima dana BOS Reguler ada 2 tahap, untuk tahap 1 diterima tanggal 23 Februari 2023 Rp 736.485.000,- tahap 2 sekolah menerima tanggal  25 Juli 2023 Rp 736.485.000,-

Sebagaimana aturan yang ditetapkan oleh Kemenristekdikti RI, bahwa sekolah yang menerima Dana  Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Reguler pengelolaan nya dilakukan berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut : 1. Fleksibilitas, yaitu penggunaan Dana BOS Reguler dikelola sesuai dengan kebutuhan sekolah; 2. Efektivitas, yaitu penggunaan Dana BOS Reguler diupayakan dapat memberikan hasil, pengaruh, dan daya guna untuk mencapai tujuan pendidikan di sekolah; 3. Efisiensi, yaitu penggunaan Dana BOS Reguler diupayakan untuk meningkatkan kualitas belajar siswa dengan biaya seminimal mungkin dengan hasil yang optimal; 4. Akuntabilitas, yaitu penggunaan Dana BOS Reguler dapat dipertanggungjawabkan secara keseluruhan berdasarkan pertimbangan yang logis sesuai peraturan perundang-undangan; 5. Transparansi, yaitu penggunaan Dana BOS Reguler dikelola secara terbuka dan mengakomodir aspirasi pemangku kepentingan sesuai dengan kebutuhan sekolah.

RELATED POSTS

Orang Tua Siswa SMPN 7 Pasar Kemis Kabuptaen Tangerang Harus Bayar Studytour Rp.1.350.000 dan Biaya Kelulusan Rp.175.000, Sekdisdik Tutup Mata

SD Negeri Cikampek Utara II, Kecamatan Kota Baru Kabupaten Karawang Thn 2024-2025 Menerim Dana BOS Rp.775 Juta lebih, Diduga Dikorupsi Kepsek

Lalu sekolah yang menerima dana BOS wajib hukum nya melaporkan pengunaan nya ke Kementrian terkait melalui aplikasi yang ada, hal ini agar kementrian terkait mengetahui dikemanakan dana BOS tersebut dan public juga dapat mengawasinya.

Bahwa dalam laporan penggunaan dana BOS reguler tahap 1  tahun 2023 ke Kementrian oleh Kepala SMA Negeri 1 Jatisari, katanya digunakan untuk :  – pengembangan perpustakaan Rp 9.000.000kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikulerRp 78.005.000kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaranRp 126.269.000administrasi kegiatan sekolahRp 81.226.000pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikanRp 3.615.000langganan daya dan jasaRp 24.000.000pemeliharaan sarana dan prasarana SekolahRp 102.730.000penyelenggaraan kegiatan kesehatan, gizi, dan kebersihanRp 18.480.000, pembayaran honorRp 293.160.000Total Dana terserap Rp 736.485.000

Lalu, laporan penggunaan dana BOS reguler tahap 2  tahun 2023 ke Kementrian oleh Kepala SMP Negeri 1 Jatisari katanya digunakan untuk :  –  penerimaan Peserta Didik baru Rp 28.555.000pengembangan perpustakaanRp 88.255.000kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikulerRp 108.309.000kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaranRp 80.562.000administrasi kegiatan sekolahRp 113.604.000pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikanRp 0langganan daya dan jasaRp 24.000.000pemeliharaan sarana dan prasarana SekolahRp 20.200.000penyelenggaraan kegiatan kesehatan, gizi, dan kebersihanRp 12.720.000, pembayaran honorRp 260.280.000Total Dana terserap Rp 736.485.000

Berangkat dari laporan penggunaan dana BOS Tahun 2023 oleh Kepala SMP Negeri 1 Jatisari ke Kementrian tersebut diatas, berdasarkan hasil investigasi hukum yang dilakukan oleh LBHK-Wartawan Jawa Barat di duga Kepala Sekolah merekayasa laporan penggunaan dana BOS Reguler tahun 2023 ke Kementrian terkait melalui aplikasi yang ada, sehingga berpotensi merugikan keuangan negara, hal tersebut dikatakan oleh Syahrul, SH.,MH selaku Advokat/Pengacara dan Konsultan Hukum dari LBHK-Wartawan, dalam konprensi pers nya dikantornya, Jumat (20/12/2024)

Sebut saja terhadap kegiatan pengembangan perpustakaan tahun 2023 yang menyerap dana BOS sekitar Rp.97 juta lebih diduga direkaya oleh Kepsek terkait laporannya ke Kementrian melalui aplikasi yang ada, adapun modus korupsinya yaitu bekerjasama dengan penerbit atau distributor, yang mana penerbit atau distributor terbitkan Kwitansi pembelian atau faktur pembelian yang dibengkakkan jumlah nya atau mark up, dipihak lain Kepsek juga diduga dapat persentasi atau komisi dari pembelian buku dari distributor dan atau penerbit, besarannya sekitar 5 sd 15 % dari harga beli buku.

Lalu terhadap kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler dan kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran yang menyerap dana BOS tahun 2023 sekitar Rp. 393 juta lebih diduga dikorupsi, adapun modus dugaan korupsi terhadap kegiatan tersebut yaitu membuat laporan kegiatan fiktif seolah – olah kegiatan terlaksana padahal faktanya tidak ada sama sekali.

Berikutnya, terhadap pelaksanaan administrasi kegiatan Satuan Pendidikan yang menyerap dana BOS tahun 2023 sekitar Rp.194 Juta lebih diduga dikorupsi Kepsek, modus dugaan korupsi nya yaitu membuat laporan fiktif seolah – olah kegiatan terlaksana diatas kertas fakta dilapangan tidak ada sama sekali.

Selanjutnya terhadap kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah tahun 2023 yang meneyerap dana BOS sekitar Rp.122 juta lebih, fakta dilapangan tidak terlihat jelas apa – apa saja Sarana Prasarana Sekolah yang dipelihara oleh Kepsek sementara informasi terkait hal itu tidakj ada terlihat disekolah tersebut, modus korupsi nya yaitu Kepsek  menghubungi pihak – pihak penjual barang / bahan yang ada di SIPLah lalu disepakati barang / bahan diantar atau dibayarkan jumlahnya 5 tetapi ditulis pada kwitansi atau faktur pembelian membengkak menjadi 35.

Diduga masih ada kegiatan sekolah yang sumber dana nya dari dana BOS Reguler tahun 2023 namun dalam laporan Kepsek ke Kementrian diduga dilakukan rekayasa alias di manipulasi dan diduga merugikan keuangan negara, untuk itu lembaga Kami berharap agar Orangtua dan public dapat mengawasinya semakin efektif.

Tahun 2024 SMPN 1 Jatisari adapun jumlah siswa/I nya yaitu 1283 lalu sekolah menerima dana BOS Reguler ada sebanyak 2 tahap, untuk tahap 1 sekolah terima tanggal 18 Januari  2024 Rp 712.065.000, lalu tahap 2 Rp 712.065.000, dipihak lain Kepsek melaporan penggunaan dana BOS tahap 1 ke Kementrian katanya digunakan untuk : – pengembangan perpustakaan dan/atau layanan pojok baca Rp 35.287.600pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan bermainRp 51.420.000pelaksanaan kegiatan evaluasi/asesmen pembelajaran dan bermainRp 101.653.000pelaksanaan administrasi kegiatan Satuan PendidikanRp 169.378.300pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikanRp 675.000langganan daya dan jasaRp 27.000.000pemeliharaan sarana dan prasaranaRp 34.704.020penyediaan alat multimedia pembelajaranRp 17.777.080, pembayaran honorRp 273.720.000Total Dana terserap Rp 711.615.000, lalu penggunaan dana BOS tahap 2 tahun 2024 yang mana Kepsek belum melaporkan nya ke Kementrian terkait.

Untuk itu, dugaan korupsi dana BOS Reguler di SMP Negeri 1 Jatisari tahun 2023-2024 tersebut harus di usut tuntas, maka saat ini LBHK-Wartawan Jawa Barat lagi mengumpulkan alat bukti dari sumber yang ada disekolah maupun sumber yang ada diluar sekolah, bila ada pihak – pihak yang mengetahui dugaan korupsi tersebut, lembaga Kami siap menerimanya dengan cara dapat menghubungi Kami di Email : lbhwartawan@gmail.com

Dipihak lain lembaga Kami akan melaporkan Kepsek ke Tipikor Polres Karawang dan Polda Jabar berikut ke Kejari Karawang serta Kejati Jawa barat sebab diduga dalam pengelolaan dana BOS Reguler tersebut ada perbuatan melawan hukum (PMH), dengan harapan agar dugaan korupsi dana BOS regular 2023 dan 2024 di SMP Negeri 1 Jatisari di usut, bila terbukti maka wajib hukumnya pihak – pihak yang terlibat korupsi dimasukkan ke penjara, tegas Syahrul.

Wartawan Media ini berupaya konfirmasi ke Kepala SMP Negeri 1 Jatisari dengan mendatangi sekolah tersebut, namun sangat disayangkan Kepsek tidak ada disekolah ujar Guru.(Budi/Yh/Red) 

Share16Tweet10SendShare
media korupsi news

media korupsi news

Related Posts

Orang Tua Siswa SMPN 7 Pasar Kemis Kabuptaen Tangerang Harus Bayar Studytour Rp.1.350.000 dan  Biaya Kelulusan Rp.175.000, Sekdisdik Tutup Mata

Orang Tua Siswa SMPN 7 Pasar Kemis Kabuptaen Tangerang Harus Bayar Studytour Rp.1.350.000 dan Biaya Kelulusan Rp.175.000, Sekdisdik Tutup Mata

by media korupsi news
November 26, 2025
0
39

Tangerang | mediakorupsinews.com - Menjelang akhir tahun 2025 , dunia pendidikan mengalami  transformasi yang mengejutkan , dimana kegiatan seperti "Study...

Dana BOS Rp.1,1 M lebih Diterima SMP Negeri 2 Garawangi Kabupaten Kuningan Thn 2024-2023 Diduga Dikorupsi Kepsek

SD Negeri Cikampek Utara II, Kecamatan Kota Baru Kabupaten Karawang Thn 2024-2025 Menerim Dana BOS Rp.775 Juta lebih, Diduga Dikorupsi Kepsek

by media korupsi news
November 25, 2025
0
39

Karawang | mediakorupsinews.com – SD Negeri Cikampek Utara II, Kecamatan Kota baru Kabupaten Karawang thn 2025 Kepala Sekolah nya yaitu...

Rp.2,2 M lebih Dana Desa Thn 2024-2025 Diterima Desa Tanahbaru Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang, Diduga Dikorupsi Kades

Rp.2,2 M lebih Dana Desa Thn 2024-2025 Diterima Desa Tanahbaru Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang, Diduga Dikorupsi Kades

by media korupsi news
November 24, 2025
0
39

Karawang | mediakorupsinews.com – Desa Tanahbaru Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat tahun 2025 menerima dana desa sekitar Rp. 1.131.151.000,- tanggal 29...

Diduga Lemah Pengawasan, Proyek Peningkatan Jalan Desa Karyabakti–Tambaksari Rp.399 Juta lebih Disorot Warga

Diduga Lemah Pengawasan, Proyek Peningkatan Jalan Desa Karyabakti–Tambaksari Rp.399 Juta lebih Disorot Warga

by media korupsi news
November 24, 2025
0
39

Karawang | mediakorupsinews.com - Proyek pembangunan peningkatan Jalan Desa Karyabakti–Tambaksari, Kabupaten Karawang, menjadi sorotan publik. Pasalnya, pelaksanaan pekerjaan diduga tidak...

SMPN 3 Pasar Kemis Kabupaten Tangerang Memungut  Biaya Rp.700 Ribu Per Siswa  ke Bandung, Uang Pungli Diduga Mengalir ke Dinas

SMPN 3 Pasar Kemis Kabupaten Tangerang Memungut Biaya Rp.700 Ribu Per Siswa ke Bandung, Uang Pungli Diduga Mengalir ke Dinas

by media korupsi news
November 16, 2025
0
39

Kabupaten Tangerang | mediakorupsinews.com - Terlaksana acara kegiatan  kokurikuler   dengan tujuan kegiatan memperkuat ,mendalami  atau mengembangkan kompetensi siswa, pada acara...

Recent Posts

  • Seorang Pria Melecehkan Mantan Pacar Nya Umur 17 Tahun , Diciduk Satreskrim Polres Serang Kabupaten
  • Orang Tua Siswa SMPN 7 Pasar Kemis Kabuptaen Tangerang Harus Bayar Studytour Rp.1.350.000 dan Biaya Kelulusan Rp.175.000, Sekdisdik Tutup Mata
  • SD Negeri Cikampek Utara II, Kecamatan Kota Baru Kabupaten Karawang Thn 2024-2025 Menerim Dana BOS Rp.775 Juta lebih, Diduga Dikorupsi Kepsek
  • Rp.2,2 M lebih Dana Desa Thn 2024-2025 Diterima Desa Tanahbaru Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang, Diduga Dikorupsi Kades
  • Diduga Lemah Pengawasan, Proyek Peningkatan Jalan Desa Karyabakti–Tambaksari Rp.399 Juta lebih Disorot Warga

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
mediakorupsinews.com

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

mediakorupsinews.com © 2022

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Kota
  • Provinsi
  • Kabupaten
  • Hukum & Korupsi
  • Investigasi
  • Opini

mediakorupsinews.com © 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In