Rabu, Januari 21, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Kota
  • Provinsi
  • Kabupaten
  • Hukum & Korupsi
  • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Kota
  • Provinsi
  • Kabupaten
  • Hukum & Korupsi
  • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kabupaten

Program BSPS di Dusun Lamaran II Desa Solokan Diduga Tak Transparan Berpotensi Perampokan

media korupsi news by media korupsi news
Desember 4, 2025
in Kabupaten
0
Program BSPS di Dusun Lamaran II Desa Solokan Diduga Tak Transparan Berpotensi Perampokan
39
SHARES
39
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Karawang | mediakorupsinews.com – Pelaksanaan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Solokan Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang, diduga terjadi perampokan anggaran demi meraup keuntungan lebih besar. Dugaan tersebut menguat berdasarkan hasil investigasi di lapangan yang menemukan sejumlah kejanggalan, terutama tidak adanya keterbukaan dalam administrasi penggunaan dana bantuan.

Salah seorang Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengaku tidak pernah menerima nota atau rincian resmi pembelanjaan bahan material yang digunakan untuk rehabilitasi rumahnya. Ia hanya menerima informasi secara lisan terkait besaran anggaran yang dikeluarkan.

RELATED POSTS

Ketua Panitia 11 Pilkades Tanjungmekar Sebut LSM “Anjoran”, Bahasa Klarifikasi Dinilai Merendahkan dan Tidak Profesional

Diduga Kontraktor Nakal, Papan Proyek Dipasang Setelah Viral Disosial Media

“Saya tidak menerima nota rincian pembelanjaan bahan material. Saya hanya diberi keterangan bahwa bantuan untuk rehab rumah itu sebesar Rp17.500.000 untuk bahan material dan Rp2.500.000 untuk upah pekerja,” ujar KPM kepada awak media, Kamis (04/12/2025).

KPM tersebut juga menyebutkan bahwa apabila dalam proses pengerjaan terdapat kekurangan biaya, dirinya siap membantu secara swadaya sebagai penerima manfaat.

“Kalau memang ada kekurangan, saya sebagai penerima manfaat siap membantu. Tapi seharusnya semua terbuka, supaya kami tahu jelas penggunaan anggarannya,” ungkapnya.

Terkait dengan keberadaan nota pembelanjaan material, KPM menjelaskan bahwa seluruh bukti transaksi tidak dipegang oleh dirinya, melainkan oleh seseorang bernama R, yang disebut-sebut sebagai pihak yang mengawal pengiriman bahan material ke lokasi pembangunan.

“Untuk nota-notanya katanya disimpan oleh Rojak, orang yang ikut mengawal pengiriman bahan material,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan keterangan salah seorang narasumber lain yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp, diketahui bahwa dirinya pernah mengajukan proposal program BSPS untuk wilayah tersebut. Namun dalam pelaksanaan di lapangan, pengelolaan material justru diduga langsung ditangani oleh salah satu toko bangunan.

“Saya pernah mengajukan proposal BSPS di wilayah itu. Tapi yang mengelola pelaksanaan pengadaan material justru salah satu toko bangunan, namanya Ujung Wangi,” ujar narasumber tersebut.

Dari hasil pantauan di lapangan, juga diketahui tidak adanya papan informasi atau plang proyek yang menerangkan asal program BSPS, besaran anggaran, maupun jumlah bantuan yang diterima setiap KPM. Tidak dipasangnya papan informasi tersebut dinilai telah melanggar prinsip transparansi serta bertentangan dengan ketentuan dalam tentang keterbukaan informasi publik.

Warga menilai transparansi merupakan hal yang sangat penting agar masyarakat sekitar dapat berperan aktif dalam melakukan pengawasan selama proses pembangunan berlangsung. Dengan keterbukaan, potensi penyimpangan anggaran dapat dicegah sejak dini.

Hingga berita ini diturunkan, pendamping program BSPS, maupun pihak toko material terkait belum memberikan keterangan resmi. Awak media masih berupaya melakukan konfirmasi lanjutan guna menjaga keberimbangan informasi.(Gun)

Share16Tweet10SendShare
media korupsi news

media korupsi news

Related Posts

Ketua Panitia 11 Pilkades Tanjungmekar Sebut LSM “Anjoran”, Bahasa Klarifikasi Dinilai Merendahkan dan Tidak Profesional

Ketua Panitia 11 Pilkades Tanjungmekar Sebut LSM “Anjoran”, Bahasa Klarifikasi Dinilai Merendahkan dan Tidak Profesional

by media korupsi news
Desember 26, 2025
0
39

Karawang | mediakorupsinews.com - Pernyataan Ketua Panitia 11 Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tanjungmekar, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, kembali menuai kecaman...

Diduga Kontraktor Nakal, Papan Proyek Dipasang Setelah Viral Disosial Media

Diduga Kontraktor Nakal, Papan Proyek Dipasang Setelah Viral Disosial Media

by media korupsi news
Desember 25, 2025
0
39

Karawang | mediakorupsinews.com - Pembangunan Proyek Rehabilitasi MTs, Anwarul Hidayah,kini menjadi sorotan publik,proyek yang bernilai anggaran cukup pantastis,menjadi celah oknum...

Kepala SMP Negeri 2 Cisoka Kabupaten Tangerang, Diduga Korupsi Dana BOS Thn 2024-2023 Rp.1,7 M lebih

Rp.1,5 M lebih Dana BOS Thn 2024-2025 Diterima SD Negeri Sukatani 4, Kecamatan Tapos Kota Depok, Orangtua Mudrid Duga Dikorupsi Kepsek

by media korupsi news
Desember 25, 2025
0
39

Depok | mediakorupsinews.com - SD Negeri Sukatani 4, Kecamatan Tapos Kota Depok  Thn 2025, memiliki jumlah Siswa/I sekitar 713, lalu...

SMP Negeri 3 Cikupa Kabupaten Tangerang Thn 2024-2023 Menerima Dana BOS Rp.2,1 M lebih, Diduga Dikorupsi Kepsek

Kepala SD Negeri Cilangkap 6, Kecamatan Tapos Kota Depok, Diduga Korupsi Dana BOS Rp.734 Tahun 2024-2025

by media korupsi news
Desember 25, 2025
0
39

Depok | mediakorupsinews.com - SD Negeri Cilangkap 6, Kecamatan Tapos Kota Depok  Thn 2025,Kepala Sekolah nya yaitu Mami Suryati, S.Pd,...

Proyek Rehab 3 Ruang Kelas MTS Anwarul Hidayah Diduga Langgar UU KIP, Tanpa Papan Informasi Dipertanyakan

Proyek Rehab 3 Ruang Kelas MTS Anwarul Hidayah Diduga Langgar UU KIP, Tanpa Papan Informasi Dipertanyakan

by media korupsi news
Desember 24, 2025
0
39

Karawang | mediakorupsinews.com - Diduga proyek siluman tanpa memasang papan nama semakin marak kegiatan semacam ini tidak menutup kemungkinan akan...

Recent Posts

  • Samsat Ciputat Tingkatkan Pelayanan Prima Demi Kemudahan Pembayaran Pajak
  • Ketua Panitia 11 Pilkades Tanjungmekar Sebut LSM “Anjoran”, Bahasa Klarifikasi Dinilai Merendahkan dan Tidak Profesional
  • Diduga Kontraktor Nakal, Papan Proyek Dipasang Setelah Viral Disosial Media
  • Rp.1,5 M lebih Dana BOS Thn 2024-2025 Diterima SD Negeri Sukatani 4, Kecamatan Tapos Kota Depok, Orangtua Mudrid Duga Dikorupsi Kepsek
  • Kepala SD Negeri Cilangkap 6, Kecamatan Tapos Kota Depok, Diduga Korupsi Dana BOS Rp.734 Tahun 2024-2025

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
mediakorupsinews.com

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

mediakorupsinews.com © 2022

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Kota
  • Provinsi
  • Kabupaten
  • Hukum & Korupsi
  • Investigasi
  • Opini

mediakorupsinews.com © 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In